Langsung ke konten utama

One Day Trip Yang Bikin Dagdigdug

Helooooo bradah... lambaikan tangan lalu mmmmmmmuuuahhhh...

Posting ini adalah cerita inti dari postingan gue sebelumnya yang berjudul Siapa Bilang Lagi Kere Gak Bisa Jalan-jalan ? karena pemerannya adalah gue dan yang ngebayarin gue.

syadi di dam dam sadi di dam dam..... *pasang backsound lagu ceria

Muara Angke (Foto : Arif Budiyono)
Minggu pagi berangkat dari Muara Angke menuju Pulau Pramuka, mendarat dengan selamat, cari informasi sedikit mengenai jam kapal baliknya. Oke gue cuma punya waktu 3 jam doang menikmati Pulau Pramuka karena jam 1 gue udah musti stay lagi di dermaga buat balik ke Jakarta.

3 jam kita gunain buat ngelilingin Pulau Pramuka ; Penangkaran penyu sisik, kebun mangrove dan keliling komplek. Nggak ada yang aneh lainnya selain penjaga penangkaran penyu yang ngoceh-ngoceh sendiri tentang banjir Jakarta yang gue gak dengerin secara khusuk.

Nongkrong di warung sambil jajan padahal cuma alibi doang, tujuan utamanya numpang ngecas hp biar bisa eksis dan foto-foto. Lama nongkrong disana nunggu batre penuh langsung balik ke dermaga dan ooohhh tidaaakkkk,, nggak ada kapal balik ke Jakarta. dagdigdugdagdigdug (tiba-tiba gw jadi inget tulisan di lift "Don't Panic, stay calm")

Dengan jantung yang dagdigdug akhirnya gue pasrah sudah, besok gak mungkin masuk gawe, biar dimengerti dan temen sekantor tau gue pasang status di bebe, di pesbuk dan dimanapun. Oke lanjutkan perjalanan dan nikmati trip yoaiiiiiiii mamennnn...

Di dermaga kami terus menerus nanya warga mengenai kapal, seolah masih belum percaya atas apa yang menimpa kami. Gue gak bisa balikkkkkkkk Tapi ya sudah lah apa daya tangan tak sampai. *loh jadi kayak lirik lagu.

Pulau-pulau yang berada di sekitar Pulau Pramuka bikin gue penasaran, akhirnya gue nanya sama warga gimana akses transportasi menuju pulau terdekat dan ternyata disana terdapat ojek kapal antar pulau yang memang salah satu transportasi penduduk disana. Cukup bayar Rp. 3.000 gue udah nyeberang pulau ke Pulau Panggang.

Kabar baik sodarah-sodarah, karena jantung gue masih dagdigdugser terus kagak berhenti gue nanya sama penjaga warung yang ada di Pulau Panggang tentang keberangkatan kapal sore menuju Muara Angke. Dengan nada ragu si Bapak menjawab "emhhh sebentar" si Bapak nanya istrinya.... Tungguuu... *pasang backsound dulu "emhh ada nanti sore" Alhamdulillahhhhhh..... Terimakasih Ya Alloh, akhirnya gue gak perlu bolos dari gawean. :P

Ringkasnya inilah One Day Trip Yang Bikin Dagdigdug takut gak bisa balik dan berefek gak masuk gawe lalu diomelin bos besar.

View Pulau Karya dari Pulau Panggang
"Ditanya bagaimana Pulau Pramuka ? Maka gue jawab, di sekitaran pulau tidak terlalu banyak yang bisa dinikmati, terlalu padat penduduk dan sekeliling pantai sudah dihiasi dengan beton penangkal ombak. Kalo lo pecinta penyu, lo bisa jumpain disana. Snorkeling dan diving pun harus sewa kapal lagi ke pulau lain, kecuali hanya sekedar rekreasi ringan bisa jadi alternatif"

Komentar

Pos populer dari blog ini

Misteri Pulau Condong Bandar Lampung

Di awal postingan, Semoga bulu kuduk lo nggak merinding denger cerita gue yang satu ini, jangan sendirian membaca postingan ini, takutnya apa gue ceritain tiba-tiba muncul di depan monitor lo. Kecuali lo udah punya ajian pamungkas buat menepis ketakutan lo..

Oke. mari kita mulai. Di awal cerita siap-siap untuk melihat penampakan yang satu ini... (klik disini)

Nah, semoga foto di atas nggak bikin lo takut. Jadi intinya gue cerita kepenasaran gue tentang Pulau Condong yang berada di Lampung Selatan ini. Gue sebelumnya pernah singgah ke Pulau ini tanpa sengaja dengan waktu yang mepet. Informasi sebelumnya yang gue dapet Pulau ini bernama Pulau Tarahan padahal yang sebenarnya Pulau Condong, maka gue putusin buat dateng lagi ke pulau ini biar puas dan bisa mengeksplore semuanya.

Bentuk pulaunya mirip mangkok terbalik, berada tidak jauh dari kawasan Pasir Putih Bandar Lampung sekitar 1,5 jam dari Pelabuhan Bakauheni dan butuh waktu untuk menyeberang sekitar 20 menit saja dari Pantai Pasir …

Gunung Tinggi 'Kan Kudaki, Lautan Kuseberangi.

Hai hai… gue sedikit cerita tentang lagu kesukaan gue, pada dasarnya gue maniak dangdut dan ngefans banget ama performance dan karya-karyanya Bang Haji Rhoma Irama yang mungkin jadi penyemangat gue buat backpacking ngunjungin tempat-tempat seru dan keren.

Musyiiikkkkkkk !! #ampe muncrat ludahnya
“Dalam aku berkelana
Tiada yang tahu ke mana ‘ku pergi
Tiada yang tahu apa yang kucari
Gunung tinggi ‘kan kudaki
Lautan kuseberangi
Aku tak perduli”
Joget dulu masbroh…. !!

#Gunung Tinggi Kan Kudaki
Gue belum terlalu banyak mendaki gunung, tapi udah pernah lah beberapa gunung dan bukit. Ada banyak destinasi gunung yang kepengen gue jabanin sayangnya harus berkelut ama cuti dan keuangan. So cuma bisa ngebuletin tanggal, kira-kira gue di tanggal itu bisa nggak ya ngambil cuti lama di tanggal itu ?? #fiuh tarik nafas.

#Lautan Ku Seberangi
Nyeberang laut yang paling banter baru Selat Sunda dan ke Kepulauan Seribu.. ahhh.. pernah gue berhayal pengen nyambangin Tanjung Pinang, Pontianak, dan lain-lain pake…

Pulau Sangiang Gagal, Pulau Camyang / Pulau Merak Besar Pun Jadi

Pulau Sangiang Gagal, Pulau Camyang / Pulau Merak Besar Pun Jadi follow @arman_dolan
Tiba-tiba mc mempersilahkan gue buat maju ke panggung... Asli antara speechles, gugup dan bahagia bercampur aduk. Tiba-tiba nafas gue megap-megap karena disaksikan 15.000 audiens di Gelora Bung Karno. Sentakan kembang api Dancer-dancer mengiringi gw masuk panggung, permainan sinar laser, efek asap dan lighting panggung yang seirama dengan hentakan musik. Mimbar sudah tersedia, karangan bunga ucapan selamat berjejer memagari pelataran Senayan. Kali ini gue mendadak jadi artis yang baru selamat dari badai dan berhasil mengungkap misteri Pulau Camyang*)


"Tes tes.." Mastiin mic menyala. "ehm" Sedikit mengoyang-goyang kaki menyembunyikan kegugupan.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh" Hadirin menjawab salam dengan serentak lalu kemudian hening.
"Sebelumnya, saya bersyukur saya masih diberikan kesehatan sama Allah Swt, berkat beliau lah saya bisa melangkah sejauh i…